Habib Ali Kwitang:NU Dan Habaib Harus Selalu Bersinergi Dalam Kemaslahatan Umat

Kemerdekaan Indonesia dalam melawan penjajah, tidak bisa dipisahkan dari peran penuh habaib dan ulama dalam membakar semangat para tokoh negeri dan para pejuang. Habaib dan para ulama bersatu padu dalam barisan kokoh sebagai benteng pejuang tanah air.

Habib Ali Al-Habsyi dalam sejarahnya selalu disowani dan dimintai pendapat oleh Bung Karno dan Husni Thamrin. Begitu juga tokoh penting NU, Hadrotussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pernah disowani oleh Bung Tomo untuk meminta restu sebelum melakukan penyerbuan. Hal ini disampaikan Habib Ali Bin Abdurrahman Al-Habsyi saat menjamu pengurus PCNU Jakarta Pusat, Selasa, (4/2), Kemarin.

“Dan sekarang kemerdekaan sudah diraih, tinggal kita jaga dan rawat, salah satunya dengan sinergitas NU dan Habaib dalam kemaslahatan umat seperti ulama kita dahulu lakukan dalam merebut kemerdekaan” ujar Habib Ali.

Habib Ali juga menambahkan selain sinergitas NU dan Habaib, pengurus NU Jakarta Pusat yang baru ini haru terus merawat dan melanjutkan kegiatan yang baik dan amaliah ala Aswaja yang telah mengakar, lalu merespon hal-hal baru di era modernisasi agar tak ketinggalan zaman.

Ketua PCNU Jakarta Pusat, Gus. H. Syaifuddin mengatakan selain Habib Ali Al-Habsyi dan KH. Hasyim Asy’ari, sumbangsih KH. Wahab Hasbullah dengan menggaungkan jargon "Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Sebagaian Dari Iman", juga tidak bisa dipisahkan perannya dalam membakar semangat dalam meraih kemerdekaan. Semangat itu masih terasa sampai saat ini dengan dinyanyikannya lagu Syubanul Wathon di setiap kegiatan NU.

Pengusaha muda NU ini juga menambahkan, dalam rangka agar lebih dekat dan mengutamakan kemaslahatan umat, PCNU Jakarta Pusat sudah ikut andil dalam menangani korban banjir di Tanah Abang beberapa waktu lalu dan mewujudkan mobil ambulans serta kerandanya.

“Kegiatan silaturrahmi ke Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang ini sangat positif. Kami yakin PCNU Jakarta Pusat akan semakin kuat dan semangat setelah mendapatkan do’a dan wejangan dari habib,” ujar alumni S2 UI ini.

Pewarta: Farhan Maksudi